Minggu, 20 Juni 2021

Kamu harus tahu kalau aku tuh lagi marah!

Saya kasih tahu ya, buat jadi orang dewasa itu susah. 

Disini tuh saya lagi nggak ngerucut tentang semua bisa diupayakan, iya bisa tentunya. Cuma saya pengen bahas aja tentang realita hidup yang saya alamin di usia yg 'kata orang' harusnya sudah bijak, sudah ga labil, sudah mapan, sudah berkeluarga, sudah ga manja, sudah bisa ambil keputusan, dan sudahlah..lagi-lagi kata orang.

Kita lahir itu saja sudah punya takdir yang berbeda-beda, kemampuan yang berbeda, pola pikir, gaya hidup. Iya saya tidak bermaksud mengagungkan 'individual differences', cuma betapa standar umum tidak bisa serta merta diberikan kepada semua orang dengan takaran yang sama. Buat saya, makan indomie gratis dimasakin sudah bikin saya bahagia. Receh buat kamu, buat saya nggak. Apalagi kalau dibikinin sama orang tersayang, makan bareng sambil ngobrolin hidup. Apa nggak kurang nikmat?

Kalau diantara kalian enteng jodoh, murah rejeki, otaknya encer, karirnya lancar, keluarganya bahagia, alhamdulillah..saya turut bahagia. Tapi nggak perlu memandang orang lain dengan tatapan nanar atau iba yang berlebihan sampai-sampai yang diibakan jadi merasa salah dengan hidupnya karena nggak sesuai standar umum.

Kadang-kadang menjadi diri sendiri jauh lebih sulit ketimbang berpura-pura di depan umum. Tiap menjadi diri sendiri, sudah kena cap ini cap itu. Apa yang saya bahas disini tentunya sesuai dengan batasan apa yang saya yakini ya dan ukuran saya. Satu waktu, saya merasa sendiri lebih membuat saya nyaman ketimbang ramai tapi saya berpura-pura. Makin hari juga teman-teman saya makin mengerucut. Makin sulit untuk mencari waktu luang bersama karena semua sudah punya tanggung jawab lain yang kadang kala susah untuk dilepas. Sudah nggak bisa egois, katanya..



Tidak ada komentar:

Posting Komentar